Selasa, 03 Juni 2008

RITUS PENCARIAN

1
berapa banyak lagi hutan yang mesti kubuka jalan
untuk bertanya pada batu dan belukar
tentang bagaimana mereka menangkap
matahari dan bulan

karena pada jalan-jalan itu
selalu tumbuh kerikil dan rerumputan
yang padanya kau cipta sejumlah luka

maka terkadang aku merasa bosan
memelihara pohon sidrah kutukan ini
terkadang pula ingin terus kuselami
lubuk kemarau dan hujan
yang tak pernah memberiku
makna siang dan malam

2
mengapa kau tak pula mendekapku
meski harus aku kembali
membakar debu kata-katamu itu

bahkan kau cipta keterasingan di jiwaku
kala kutatap kesunyian pada api itu

aku tahu, sayang
bara lahir dari rahim nyala
tapi sungguh kau serupa udara
yang membuat api itu berkobar

maka seringkali aku bertanya-tanya
haruskan aku membakar tubuhku yang asing ini
agar kau paham arti jati diri
yang pada wajahmu sedang menjelma misteri

Jogja, 2008

Tidak ada komentar: